Tanda-tanda Akhir Zaman

Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit saja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi dan merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq.Wallahu'alam Bish-shawab


Sabtu, 06 September 2014

Inilah tanda-tanda kiamat yang akan terjadi

- Bulan (Sabit) terlihat membesar.
Dari Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه, Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Diantara tanda mendekatnya Hari Kiamat adalah membesarnya bulan sabit.” [HR. At-Thabrani, Syaikh Al-Albani mengatakan Shahih]

- Binatang buas & benda mati dapat berbicara. [Lihat HR. Ahmad XV/202-203 no. 8049 dan III/83-84, sanadnya shahih menurut Syaikh Al-Albani]

- Sungai Eufrat menampakkan gunung emas.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Tidak akan tiba hari kiamat hingga sungai Eufrat menampakkan timbunan emas. Manusia saling membunuh karenanya. Dan setiap seratus orang, terbunuh sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka berkata, ‘Semoga akulah yang beruntung.” [HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah رضي الله عنه]

- Munculnya Al-Qahthani.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Tidak akan tiba hari Kiamat hingga keluar seorang laki-laki dari Qahthan yang menggiring manusia dengan tongkatnya.” [HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad]

- Keluarnya kekayaan alam yang terpendam di perut bumi.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Bumi memuntahkan ‘potongan-potongan dagingnya’ sebesar tiang berupa emas dan perak. Lalu datanglah pembunuh dan berkata, ‘Karena ini aku membunuh.’ Lalu datang seorang tukang begal dan berkata, ‘Karena ini aku diasingkan.’ Lalu datang seorang pencuri lalu berkata, ‘Karena ini tanganku dipotong!’ Kemudian mereka membiarkannya dan tidak mengambilnya sedikitpun.” [HR. Muslim, II/1013]
  • Perang melawan semenanjung Arabia. [Lihat HR. Muslim XVIII/21-44]
  • Perang melawan Persi. [ibid]
  • Pengkhianatan Romawi. [ibid]
  • Al-Malhamah Al-Kubra (Pertempuran Dahsyat). [ibid]
  • Penaklukan Konstantinopel. [ibid]
  • Perang melawan Yahudi dan penaklukan Rum. [Lihat HR. Bukhari VI/103, Muslim XII/92]
- Penghalalan Baitullah dan penghancuran Ka’bah.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Ka’bah akan dihancurkan oleh Dzu Suwaiqatain dari Habasyah (Etiopia).” [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim]

Tanda-tanda besar kiamat:
- Munculnya Imam Mahdi.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Pada akhir umatku akan keluar al-Mahdi. Allah menurunkan hujan kepadanya, bumi mengeluarkan tumbuhannya, harta akan dibagikan secara merata, binatang ternak melimpah dan umat menjadi mulia, dia akan hidup selama tujuh atau delapan (yakni, musim haji).” [HR. Hakim IV/557-558, sanadnya shahih]

- Munculnya Al-Masih Ad-Dajjal.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki, pendek, jarak antara kedua betisnya berjauhan, keriting, buta sebelah, mata yang terhapus tidak terlalu menonjol, tidak pula terlalu kedalam, maka jika dia melakukan kerancuan (mengaku sebagai Rabb) kepadamu, maka ketahuilah sesungguhnya Rabb kalian tidak buta sebelah.” [HR. Abu Dawud XI/443]

- Turunnya Nabi Isa dan terbunuhnya Dajjal.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Dajjal akan muncul pada umatku….lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seakan-akan ia adalah Urwah bin Mas’ud, kemudian ia mencarinya dan membinasakan.” [HR. Muslim XVIII/75-76]

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam…kemudian dia menetap bersama manusia selama 7 tahun, pada waktu itu tidak ada permusuhan pun di antara dua orang. Selanjutnya Allah mengutus angin dingin dari arah Syam, lalu tidak ada yang tersisa di muka bumi seorang pun yang di dalam hatinya terdapat kebaikan atau keimanan sebesar dzarrah, melainkan akan dihembusnya dan mati karenanya.” [HR. Muslim]
- Munculnya Ya’juj dan Ma’juj.

وَاقْتَرَ‌بَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ‌ الَّذِينَ كَفَرُ‌وا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِّنْ هَـٰذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ

“Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): ‘Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim’.” [Qs. Al-Anbiya’: 97]
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “…Mereka (Ya’juj Ma’juj) merambah bumi (setelah keluar dari dalam bumi). Orang-orang muslim berlindung ke kota-kota dan benteng-benteng untuk menghindari mereka. Mereka merampok hewan-hewan kaum muslim. Mereka meminum air-air di bumi, sampai sebagian mereka melewati sebuah sungai dan meminum airnya hingga kering, lalu lewat orang-orang setelah mereka dan berkata, ‘Dulu disini pernah ada air.’ Kemudian ketika tidak ada lagi yang tersisa kecuali satu orang di benteng atau di kota, seseorang dari mereka berkata, ‘Penduduk bumi sudah kita habisi, tinggal penduduk langit.’ Lalu salah seorang mengambil senjata dan melemparkannya ke langit, lalu senjata itu kembali dengan darah yang mengandung bala dan fitnah. Ketika mereka dalam kondisi demikian, Allah mengirimkan ulat-ulat ke leher mereka, sehingga mereka mati tidak berdaya…” [Silsilah al-Hadits ash-Shahihah, IV/1793, Syaikh al-Albani menghasankan]
  • Wafatnya Nabi Isa dan Imam Mahdi.
  • Masa-masa aman.
  • Diutusnya angin yang lembut untuk mencabut ruh orang-orang yang beriman.
- Munculnya Asap (kabut).
ارْ‌تَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍ – يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَـٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” [Qs. Ad-Dukhan: 10-11]
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Bersegeralah untuk beramal sebelum datang enam hal, Dajjal, asap…” [HR. Muslim XVIII/78]

- Hapusnya Islam, hilangnya Al Quran & musnahnya orang-orang shaleh

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Islam dihapuskan seperti hilangnya warna baju, sampai tidak diketahui apa itu puasa, apa itu shalat, haji dan sedekah. Kitabullah dimusnahkan dalam satu malam sampai tidak tersisa satu ayatpun, dan yang tersisa adalah kakek-kakek dan nenek-nenek yang mengatakan, ‘Kami melihat orangtua kami mengatakan laa ilaha illallah, maka kami pun mengatakannya.” [HR. Ibnu Majah da Hakim, shahih sesuai syarat Muslim]

- Manusia kembali kepada kejahiliyahan & penyembahan berhala.

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai tangan dan kaki perempuan suku Daus menari di hadapan Dzulkhilshah, yaitu berhala yang disembah di zaman jahiliyah.” [HR. Bukhari dan Muslim]
- Terbitnya matahari dari arah barat.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Tidak akan terjadi Kiamat sehingga matahari terbit dari barat, jika ia telah terbit, lalu manusia menyaksikannya, maka semua orang akan beriman, ketika itu tidak akan bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” [HR: Bukhari dan Muslim]

- Keluarnya Ad-Daabbah (Binatang Melata) yang dapat berbicara dari perut bumi.

وَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَ

“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.”[Qs: An-Naml: 82]

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Seekor binatang akan keluar dengan membawa tongkat Musa, dan cincin Sulaiman, lalu dia akan memberikan tanda (cap) kepada seorang kafir…” [HR. Ahmad XV/79-82 no.7924, sanadnya shahih]

- Penenggelaman ke dalam bumi di Timur, Barat dan di Arab. [Lihat HR. At-Thabrani dalam al-Ausath]

- Munculnya api yang akan menggiring seluruh manusia.
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman, menggiring manusia ke tempat mereka berkumpul.” [HR. Muslim]

Referensi bacaan:
  • al-Qur’anul karim dan terjemahannya
  • Detik-Detik Kematian, Penentu Nasib Kehidupan Di Akhirat, Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari, almanhaj.or.id
  • Asyrathus Sa’ah, oleh Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Al-Bidayah wan Nihayah oleh Ibnu Katsir, Al-Yaumul Akhir oleh Umar Sulaiman Al Asqar, Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyah

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar